Tentang MEDICINUS
MEDICINUS: Scientific Journal of Pharmaceutical Development and Medical Application (selanjutnya disebut MEDICINUS) adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk memajukan pengetahuan dan praktik di bidang medis dan kesehatan di Indonesia. Diinisiasi dan dipublikasikan oleh PT Dexa Medica, jurnal ini berperan sebagai platform krusial bagi para profesional medis dan kesehatan untuk menyebarluaskan temuan penelitian mutakhir, studi kasus klinis yang relevan, serta telaah literatur komprehensif dalam ranah kedokteran dan kefarmasian.
MEDICINUS telah menjalin kolaborasi strategis dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) untuk menjalankan program CME (Continuing Medical Education) dan CPD (Continuing Professional Development) yang terintegrasi dengan jurnal MEDICINUS sehingga dokter dan apoteker dapat mengikuti pembelajaran secara daring yang disajikan dalam bentuk artikel dan kuis untuk mendapatkan SKP (Satuan Kredit Profesi).
Kerja sama MEDICINUS dengan PB IDI dan PP IAI tersebut selanjutnya, sejak November 2024, bertransformasi menjadi program MOOC (Massive Open Online Course) di bawah naungan platform pembelajaran digital Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Profil Jurnal
Terbitan Terkini
MEDICINUS Vol. 39 No. 9 (2026)Sistem imun merupakan serangkaian mekanisme kompleks dalam tubuh yang berfungsi untuk mempertahankan kesehatan inang dari serangan mikroorganisme patogen serta perkembangan kanker. Di tengah meningkatnya prevalensi ancaman infeksi global, eksplorasi dan pengembangan bahan alam sebagai agen imunostimulan kian diminati karena ketersediaan bahan baku yang melimpah, biaya yang relatif ekonomis, serta toleransi biologis tubuh yang tinggi dengan risiko efek samping yang relatif lebih rendah dibandingkan senyawa sintetis. Salah satu tanaman obat potensial yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Indonesia adalah ciplukan (Physalis angulata L.). Secara empiris, buah dari tanaman ciplukan banyak digunakan masyarakat, salah satunya sebagai agen imunomodulator. Untuk memperoleh efek terapi yang optimal, formulasi sediaan tablet isap berbasis kombinasi antara ekstrak mikropartikel buah ciplukan (EMC) dan ekstrak propolis dikembangkan sebagai sediaan imunostimulan multikomponen. Bahasan itulah yang diusung menjadi tema utama Medicinus edisi ke-9 di tahun 2026 kali ini dengan tajuk “Pengembangan Tablet Isap Imunostimulan yang Mengandung Kombinasi Ekstrak Buah Ciplukan (Physalis angulata L.) dan Ekstrak Propolis”. Artikel lain yang mewarnai edisi ini antara lain Perspective mengenai “Dari Imunostimulasi ke Imunomodulasi Kontekstual: Menata Ulang Pengembangan Imunomodulator Alami Berbasis Ciplukan dan Propolis”, artikel penelitian tentang “Korelasi antara Aliran Arteri Brakialis dan Fraksi Ejeksi pada Pasien Hemodialisis Reguler dengan Aneurisma Fistula Arteriovenosa”, rubrik Case Report dengan artikel “Tumefactive Relapsing-Remitting Multiple Sclerosis in A 42-Year-Old Male: A Case Report” dan “Multiorgan Involvement in Severe Plasmodium Falciparum Malaria: A Case Report of Hepatopathy and Acute Kidney Injury”, serta sebuah artikel pada rubrik Medical Review “Modalitas Terapi Cairan pada Pasien Penyakit Kritis dengan Acute Kidney Injury: Narrative Review”.